Tuesday, April 10, 2012

007. Organisasi dan Perilaku Individu


Perilalku Individu Dalam Organisasi

Perilaku manusia sangat berbeda antara satu dengan lainnya. Perilaku itu sendiriadalah suatu fungsi dari interaksi antara seorang individu dengan lingkungannya. Dilihatdari sifatnya, perbedaan perilaku manusi itu disebabkan karena kemampuan,kebutuhan, cara berpikir untuk menentukan pilihan perilaku, pengalaman dan reaksiaffektifnya berbeda satu sama lain.Pendekatan yang sering dipergunakan untuk memahami perilaku manusia adalah;pendekatan kognitif, reinforcement dan psikoanalitis. Berikut penjelasan ketigapendekatan tersebut dilihat dari; penekanannya, penyebab timbulnya perilaku,prosesnya, kepentingan masa lalu di dalam menentukan perilaku, tingkat kesadarandan data yang dipergunakan.

1. Penekanan

Penekanan kognitif menekankan mental internal seperti berpikir dan menimbang.Penafsiran individu tentang lingkungan dipertimbangkan lebih penting darilingkungan itu sendiri.Pendekatan penguatan (reinforcement) menekankan pada peranan lingkungandalam perilaku manusia. Lingkungan dipandang sebagai suatu sumber stimuliyang dapat menghasilkan dan memperkuat respon perilaku.Pendekatan psikoanalitis menekankan peranan sistem personalitas di dalammenentukan suatu perilaku. Lingkungan dipertimbangkan sepanjang hanya egoyang berinteraksi dengannya untuk memuaskan keinginan.


2. Penyebab Timbulnya Perilaku

Pendekatan kognitif, perilaku dikatakan tumbul dari ketidakseimbangan atauketidaksesuaian pada struktur kognitif, yang dapat dihasilkan dari persepsitentang lingkungan.Pendekatan reinforcement menyatakan bahwa perilaku itu ditentukan oleh stimulilingkungan baik sebelum terjadinya perilaku maupun sebagai hasil dari perilaku.Menurut pendekatan psikoanalitis, perilaku itu ditimbulkan oleh tegangan(tensions) yang dihasilkan oleh tidak tercapainya keinginan.


3. Proses

Pendekatan kognitif menyatakan bahwa kognisi (pengetahuan dan pengalaman)adalah proses mental, yang saling menyempurnakan dengan struktur kognisiyang ada. Dan akibat ketidak sesuaian (inconsistency) dalam strukturmenghasilkan perilaku yang dapat mengurangi ketidak sesuaian tersebut.Pendekatan reinforcement, lingkungan yang beraksi dalam diri individumengundang respon yang ditentukan oleh sejarah. Sifat dari reaksi lingkunganpada responstersebut menentukan kecendrungan perilaku masa mendatang.Dalam pendekatan psikoanalitis, keinginan dan harapan dihasilkan dalam Idkemudian diproses oleh Ego dibawah pengamatan Superego.



FAKTOR INDIVIDU DALAM ORGANISASI 

  • INDIVIDU DAN IMPLEMENTASI RENCANA ORGANISASI 
  • KONTRIBUSI DAN KOMPENSASI
  • MEMAHAMI FAKTOR INDIVIDU DALAM ORGANISASI
  • BEBERAPA ISU SEPUTAR PERILAKU INDIVIDU



http://www.scribd.com/doc/38037651/Perilaku-Individu-Dalam-Organisasi
eprints.undip.ac.id/

0 comments:

:a: :b: :c: :d: :e: :f: :g: :h: :i: :j: :k: :l: :m: :n:

Post a Comment